Oase Senja
Dan walaupun hanya menyisakan satu moment berupa senja pun, yakinlah akan selalu berakhir indah untuk orang yang masih memiliki apa yang dinamakan harapan
Tuesday, 19 April 2016
Senja, Kau, Candu
Saturday, 16 April 2016
Kau senja aku jatuh cinta
Pada sosokmu tegas senja
Pada warnamu jingga
Jika aku jatuh cinta
Ketika kau nampak berpindah
Biru cemerlang dan awan putih
Kemudian perlahan kau menyapa
Kuning tegas berlari menjadi jingga
Indah seperti bias jingga
Kuat seperti oranye menengada
Dekat dan jauh layaknya fatamorgana
Memberi arti kepada mereka yang meyakini makna
Hati ini tlah menyapa
Seakan tahu dimana dermaga
Biasmu tegas menyapa
Menghadang kabut didepan mata
Aku cinta jingga
Adakah kamu senja
Jingga ini senja
Senja ini jingga
Karena
Masih seperti senja dan jingga
Yang tek pernah inggkar akan malamnya
Karena aku senja
Jatuh cinta padamu cinta
Sunday, 3 January 2016
Senja manis dari kawasan nona manis ambon "Christina Martha Tiahahu"
Sunday, 29 November 2015
Rindu, dibuang Sayang
Dan bersamaan senja jingganya, tak terkira tersampaikan dengan harapan..
Indah dan nikmat dikatakan rindu,
Sedih tak terkira dirasakan rindu,
Hey, kamu pemilik rindu,
Tujuan rindu mengalahkan batas dan waktu,
Aku disini membisu dengan rindu,
Untukmu terkasih penuh rindu,
Oh sayang aku rindu
Saturday, 28 November 2015
Apalah arti jika tak ada
Selamat rembang petang wahai hati yang selalu berusaha baik-baik saja,
Tak apa sesekali kamu menyimpan semua ketidakbenaran itu,
Tak apa selagi orang lain tak tersakiti,
Tetaplah berjiwa besar,
Tetaplah seperti dengan senyum manismu walaupun biasnya terlihat menyedihkan,
Bukankah lebih penting kebahagian orang-orang yang kau cintai?
Bukankah itu juga bahagimu?
Memangnya sanggup kau mengorbankan kebahagian mereka untukmu, sementara keegoisan tak mampu menciummu walaupun hanya sepintas?
Hahaha terlalu banyak sayang, sehingga tak tahu dibagian mana lagi kekosongan yang tak ysah terisi.
Begitulah kamu.
Tak usahlah khawatir dengan itu.
Tahukah kau, memang sebagian diciptakan harus seperti itu,
Tak sanggup melawan keegoisan, walaupun dia tahu dia bisa, hanya saja tetap tak sanggup.
Jingganya Senja
Jingganya senja menunggu saya
Balik keperaduan layaknya saya
Menjalani hidup hampir seharian
Harusnya seperti senja yang selalu menyisakan keindahan
Mau itu seharian hujan ataupun panas
Walaupun berakhir dengan mendung tipis, kelabu karena hujan ataupun jingga yang sempurna.
Mengapa kamu tak seperti senja?
Tak bisa sedikit saja seperti senja?
Dan terkadang karena kamu harus terus berjuang
Karena hidup itu sendiri adalah perjuangan
Namun, tahukah kamu bahwa selalu diberi kesempatan untuk menafakuri apa yang sebenarnya telah terjadi?
Bukan untuk mengembalikkan apa yang sudah terjadi, karena itu tidaklah mungkin,
Tapi lebih kepada mempelajari apa yang telah terjadi.
Seperti Senja
Meredup seiring terbenamnya sumber kehidupan
Selalu ada esok dan esoknya tak pernah lelah
Walaupun terbenam hari kemarin dengan mendung tipis
Tetap seperti kemarin yang selalu terbenam menampakkan keeksotikannya
Tak penting terbenam dengan mendung tipis, kelabu berkepanjangngan
Namun selalu mengakhiri seharian ini dengan jingganya langit merah senja
Begitu cantik, dengan hasil akhir yang menakjubkan
Ya Begitulah senja
seperti saya dibalik jingganya senja


















